Showing posts with label beauty. Show all posts
Showing posts with label beauty. Show all posts

Tuesday, January 11, 2011

Halloween Make Up


Dressing up for Halloween this weekend? I was just at Sephora and saw these awesome Halloween make up kits. Each one contains all of the things you will need to get these stunning looks. I especially love the vampire red lips!

Friday, August 27, 2010

Maybelline The Falsies Mascara Review

Ketika sedang di kampus, teman saya yang mamanya baru saja dari luar negeri tiba-tiba laporan kalo doi dapat oleh-oleh mascara... Kontan saja saya yang enggak bisa tahan liat kosmetik fresh nganggur, langsuuung tanpa basa-basi mencoba si mascara baru ini..

Maybelline The Falsies Volume Express Mascara, mascara yang bagus menurut saya tapi sayangnya belum dijual di Indonesia... Ugghh... tapi tenang, masih bisa beli di online shop kok :D



Before

After


Di tubenya sih tidak ada tulisan 'waterproof', tapi mascara ini tahan lama dan gak bikin mata panda loh... Terus kuasnya juga empuk dipakai. Dan yang terpenting adalah mascara ini mudah dihapus! :D
You can see the difference, my eyelashes look great after wearing this!
Soo in love with Maybelline mascara...


Maybelline The Falsies Mascara Review

Ketika sedang di kampus, teman saya yang mamanya baru saja dari luar negeri tiba-tiba laporan kalo doi dapat oleh-oleh mascara... Kontan saja saya yang enggak bisa tahan liat kosmetik fresh nganggur, langsuuung tanpa basa-basi mencoba si mascara baru ini..

Maybelline The Falsies Volume Express Mascara, mascara yang bagus menurut saya tapi sayangnya belum dijual di Indonesia... Ugghh... tapi tenang, masih bisa beli di online shop kok :D



Before

After


Di tubenya sih tidak ada tulisan 'waterproof', tapi mascara ini tahan lama dan gak bikin mata panda loh... Terus kuasnya juga empuk dipakai. Dan yang terpenting adalah mascara ini mudah dihapus! :D
You can see the difference, my eyelashes look great after wearing this!
Soo in love with Maybelline mascara...


Thursday, August 12, 2010

The Magic of Traditional Beauty Recipe

Seperti yang sudah saya ceritakan di post sebelumnya, selama liburan ini saya banyak menghabiskan waktu di Jatinangor untuk persiapan menjadi panitia orientasi mahasiswa baru. Jangan dikira Jatinangor itu selalu sejuk. Hawa dan cuaca di Jatinangor itu seringkali seperti di gurun. Yak, GURUN.
Gurun sangat panas di siang hari, tetapi bisa sangat dingin di malam hari. Di Jatinangor, siang hari bisa teriiiiknya minta ampun. Panasnya bikin kulit kebakar. Tapi anehnya angin selalu bertiup dengan enggak santai. Alias angin gelebuk. Dan kadang Jatinangor itu bisa dingiiin seharian. Seperti dinginnya Lembang. Aneh kaann...

Saya banyak menghabiskan waktu outdoor selama latihan. Alhasil, my skin is getting tanner... Kalo tanning rata seluruh tubuh sih malah eksotis ya menurut saya. Tapi tanning saya ini belang-belang bak zebra. Sebeel deh ngeliatnya.... Lengan belang, leher dan dada atas jadi belang juga.
Yang terpenting adalah kulit wajah. Enggak banget kan kalau kulit wajah terlihat kusam? Dan betenya, gara-gara warna kulit saya naik satu tingkat lebih gelap, foundation dan bedak saya jadi enggak pas jatuhnya di muka. Errrghhh....


Untunglah saya diberitahu oleh kakak instruktur saya untuk membeli masker wajah SARIPOHATJI.
Sari........what?!
Ehmm... saya yang beauty-freak ini diledek kakak instuktur gara-gara enggak tahu benda apa ini. Saripohatji ini saya beli di Toko Sabar Subur Jatinangor dengan harga Rp 1000,-/bungkus. HAH??!! Masker macam apa itu harganya seribuan?? (bukannya nyombong, tapi biasa beli masker 50000an keatas)

Emang masker seribuan bisa lebih bagus dari masker Oriflame?
Emang maskernya lebih oke dari The Body Shop punya yang harganya RP150000,-??
Emang
Emang
dan sejuta pertanyaan 'emang' lainnya.

Ternyata saya meremehkan si masker magic bernama SARIPOHATJI ini. Banyak orang mengenalnya sebagai bedak dingin. Seperti yang bisa dilihat pada foto diatas, saripohatji itu bubuk putih yang dibentuk menjadi seperti tablet-tablet, supaya lebih mudah ketika meraciknya. Cukup 2 tablet untuk dicairkan dengan sedikit air...

Mamie saya bilang saripohatji ini sudah ada sejak jaman dulu. Dan masker ini tradisional jadi aman untuk dipakai... Waaaww... Cukup dipakai dua sampai tiga kali dalam seminggu. Saya hampir enggak percaya lho, kulit saya sudah semakin cerah dan hampir kembali seperti semula seperti sebelum liburan.

I love SARIPOHATJI! \(^o^)/


The Magic of Traditional Beauty Recipe

Seperti yang sudah saya ceritakan di post sebelumnya, selama liburan ini saya banyak menghabiskan waktu di Jatinangor untuk persiapan menjadi panitia orientasi mahasiswa baru. Jangan dikira Jatinangor itu selalu sejuk. Hawa dan cuaca di Jatinangor itu seringkali seperti di gurun. Yak, GURUN.
Gurun sangat panas di siang hari, tetapi bisa sangat dingin di malam hari. Di Jatinangor, siang hari bisa teriiiiknya minta ampun. Panasnya bikin kulit kebakar. Tapi anehnya angin selalu bertiup dengan enggak santai. Alias angin gelebuk. Dan kadang Jatinangor itu bisa dingiiin seharian. Seperti dinginnya Lembang. Aneh kaann...

Saya banyak menghabiskan waktu outdoor selama latihan. Alhasil, my skin is getting tanner... Kalo tanning rata seluruh tubuh sih malah eksotis ya menurut saya. Tapi tanning saya ini belang-belang bak zebra. Sebeel deh ngeliatnya.... Lengan belang, leher dan dada atas jadi belang juga.
Yang terpenting adalah kulit wajah. Enggak banget kan kalau kulit wajah terlihat kusam? Dan betenya, gara-gara warna kulit saya naik satu tingkat lebih gelap, foundation dan bedak saya jadi enggak pas jatuhnya di muka. Errrghhh....


Untunglah saya diberitahu oleh kakak instruktur saya untuk membeli masker wajah SARIPOHATJI.
Sari........what?!
Ehmm... saya yang beauty-freak ini diledek kakak instuktur gara-gara enggak tahu benda apa ini. Saripohatji ini saya beli di Toko Sabar Subur Jatinangor dengan harga Rp 1000,-/bungkus. HAH??!! Masker macam apa itu harganya seribuan?? (bukannya nyombong, tapi biasa beli masker 50000an keatas)

Emang masker seribuan bisa lebih bagus dari masker Oriflame?
Emang maskernya lebih oke dari The Body Shop punya yang harganya RP150000,-??
Emang
Emang
dan sejuta pertanyaan 'emang' lainnya.

Ternyata saya meremehkan si masker magic bernama SARIPOHATJI ini. Banyak orang mengenalnya sebagai bedak dingin. Seperti yang bisa dilihat pada foto diatas, saripohatji itu bubuk putih yang dibentuk menjadi seperti tablet-tablet, supaya lebih mudah ketika meraciknya. Cukup 2 tablet untuk dicairkan dengan sedikit air...

Mamie saya bilang saripohatji ini sudah ada sejak jaman dulu. Dan masker ini tradisional jadi aman untuk dipakai... Waaaww... Cukup dipakai dua sampai tiga kali dalam seminggu. Saya hampir enggak percaya lho, kulit saya sudah semakin cerah dan hampir kembali seperti semula seperti sebelum liburan.

I love SARIPOHATJI! \(^o^)/


Tuesday, July 20, 2010

New Revlon Colorstay Mineral Mousse Review


Akhirrrnyaa... setelah berminggu-minggu dibuat penasaran sama beauty forum Fashionesse Daily gara-gara banyaak banget yang review tentang foundie ini, saya beli juga... *puas* Dasar gampang banget nih ya diracunin -__-

Saya selalu suka sama foundie Revlon, dibandingkan dengan merk lain. Selain affordable, hasilnya pun memuaskan. Review saya tentang mineral foundie Revlon sebelumnya, klik disini.

Setelah puas dengan Revlon Colorstay Mineral Powder Foundation, saya penasaran banget sama si mousse ini. Review dari member-member di forum, katanya mousse foundie ini coveragenya sheer, tapi oil controlnya TOP banget. Langsung deh saya melesat ke counter Revlon...



Revlon Colorstay Mineral Mousse Foundation
(in Light Medium (050); counter price: Rp 135000,-)
  • Karena ini pertama kalinya saya memakai foundation berwujud mousse, saya masih belum terbiasa *baca: belum ahli*. Masih kurang rata nih di muka...
  • Kata orang-orang sih coveragenya sheer banget, kayak enggak pake apa-apa. Tapi di saya sih, cukup banget. Enggak perlu yang tebel-tebel deh. Natural banget nih.
  • Buat yang kulit berminyak, mousse foundie ini cucoook banget. Oil controlnya TOP, muka enggak gampang mengkilat.
  • Tapi buat yang punya kulit muka kering... Please, jangan coba-coba pake foundie ini. Bakal kelihatan pecah-pecah teksturnya. Big no!
  • Mousse foundie ini tahan lama banget, sama kayak yang powder.
  • Kalo lagi keringetan trus kita nge-lap muka, foundie gak bakal banyak nempel di tissue atau sapu tangan.

Overall mousse foundie ini oke, tapi ya itu... saya masih harus belajar cara mengaplikasikannya dengan benar supaya terlihat bagus dan merata di wajah.
Selamat mencoba! ;)

New Revlon Colorstay Mineral Mousse Review


Akhirrrnyaa... setelah berminggu-minggu dibuat penasaran sama beauty forum Fashionesse Daily gara-gara banyaak banget yang review tentang foundie ini, saya beli juga... *puas* Dasar gampang banget nih ya diracunin -__-

Saya selalu suka sama foundie Revlon, dibandingkan dengan merk lain. Selain affordable, hasilnya pun memuaskan. Review saya tentang mineral foundie Revlon sebelumnya, klik disini.

Setelah puas dengan Revlon Colorstay Mineral Powder Foundation, saya penasaran banget sama si mousse ini. Review dari member-member di forum, katanya mousse foundie ini coveragenya sheer, tapi oil controlnya TOP banget. Langsung deh saya melesat ke counter Revlon...



Revlon Colorstay Mineral Mousse Foundation
(in Light Medium (050); counter price: Rp 135000,-)
  • Karena ini pertama kalinya saya memakai foundation berwujud mousse, saya masih belum terbiasa *baca: belum ahli*. Masih kurang rata nih di muka...
  • Kata orang-orang sih coveragenya sheer banget, kayak enggak pake apa-apa. Tapi di saya sih, cukup banget. Enggak perlu yang tebel-tebel deh. Natural banget nih.
  • Buat yang kulit berminyak, mousse foundie ini cucoook banget. Oil controlnya TOP, muka enggak gampang mengkilat.
  • Tapi buat yang punya kulit muka kering... Please, jangan coba-coba pake foundie ini. Bakal kelihatan pecah-pecah teksturnya. Big no!
  • Mousse foundie ini tahan lama banget, sama kayak yang powder.
  • Kalo lagi keringetan trus kita nge-lap muka, foundie gak bakal banyak nempel di tissue atau sapu tangan.

Overall mousse foundie ini oke, tapi ya itu... saya masih harus belajar cara mengaplikasikannya dengan benar supaya terlihat bagus dan merata di wajah.
Selamat mencoba! ;)

Thursday, June 10, 2010

I Love Online Shopping!

Karena keterbatasan waktu yang saya punya akhir-akhir ini akibat sibuk kuliah, waktu untuk belanja-belanji terkadang sempit sekali. Hampir tidak sempat malah. Apalagi kalau harus membeli make-up atau beauty stuff yang sudah habis dan harus segera restock. Selain gak sempat, buang-buang bensin dan tenaga juga. Dan terkadang kemauan saya ini aneh-aneh. Kepingin beauty stuff yang belum ada di Indonesia. Kepingin beauty stuff branded dengan harga terjangkau, lebih murah dari harga di counter, tetapi tetap asli. Orang rumah yang udah tau kebiasaan saya ini, cuma bisa geleng-geleng kepala kalo saya mulai 'menyuarakan' keinginan saya, pusing dengernya.

AHA! Tapi saya mendapat pencerahan *criiing*. Dari sekian banyak online shop yang menawarkan produk-produk make-up tersebut, saya menemukan satu online shop yang 'gue banget'. Best Buy World Indonesia menawarkan berbagai macam produk, dari make-up, skin care, parfume, sampai alat fitness! Tentu saja yang membuat rumah saya banjir iler adalah make-up nya. Woooww...
Produk-produk tersebut dijual dengan harga yang lebih murah daripada harga eceran di counter, sering ada diskon pula. Yang membuat tidak biasa adalah, produk-produk seperti make-up, skin care, dan fragrance tersedia dalam ukuran sample dan tester selain ukuran normalnya! Ini nih yang bikin duit gak kuat, mau cepet-cepet loncat dari dompet. Gemes banget ngeliat mascara yang mini-mini, terus botol parfum branded yang mini-mini juga *pengin dicolong*.

Best Buy World Indonesia menjamin semua barang yang dijualnya adalah asli. Tetapi kalau belanja disini, saran saya sih berbelanja min. Rp 300.000,-. Karena kalau kurang dari Rp 300.000,- akan dikenakan charge fee sebesar Rp 100.000,-. Mahal juga kan... Ajak aja temen yang lain belanja juga, jadi kan bisa digabung tuh belanjanya :)

Ini nih orderan saya yang kemarin baru sampai :D

*From left to right:
Clinique Fuity Pouch, Clinique Crimson Pouch (as free gift), Estee Lauder Gilttery Pouch
Clinique Fresh Bloom Allover #Peony, sample YSL Parissiene Edp (7,5 ml), Clinique High Impact Lip Colour #In A Nutshell


Estee Lauder Glittery Pouch


Clinique Fruity Pouch (my mom's)


Free Gift Clinique Crimson Pouch!



I Love Online Shopping!

Karena keterbatasan waktu yang saya punya akhir-akhir ini akibat sibuk kuliah, waktu untuk belanja-belanji terkadang sempit sekali. Hampir tidak sempat malah. Apalagi kalau harus membeli make-up atau beauty stuff yang sudah habis dan harus segera restock. Selain gak sempat, buang-buang bensin dan tenaga juga. Dan terkadang kemauan saya ini aneh-aneh. Kepingin beauty stuff yang belum ada di Indonesia. Kepingin beauty stuff branded dengan harga terjangkau, lebih murah dari harga di counter, tetapi tetap asli. Orang rumah yang udah tau kebiasaan saya ini, cuma bisa geleng-geleng kepala kalo saya mulai 'menyuarakan' keinginan saya, pusing dengernya.

AHA! Tapi saya mendapat pencerahan *criiing*. Dari sekian banyak online shop yang menawarkan produk-produk make-up tersebut, saya menemukan satu online shop yang 'gue banget'. Best Buy World Indonesia menawarkan berbagai macam produk, dari make-up, skin care, parfume, sampai alat fitness! Tentu saja yang membuat rumah saya banjir iler adalah make-up nya. Woooww...
Produk-produk tersebut dijual dengan harga yang lebih murah daripada harga eceran di counter, sering ada diskon pula. Yang membuat tidak biasa adalah, produk-produk seperti make-up, skin care, dan fragrance tersedia dalam ukuran sample dan tester selain ukuran normalnya! Ini nih yang bikin duit gak kuat, mau cepet-cepet loncat dari dompet. Gemes banget ngeliat mascara yang mini-mini, terus botol parfum branded yang mini-mini juga *pengin dicolong*.

Best Buy World Indonesia menjamin semua barang yang dijualnya adalah asli. Tetapi kalau belanja disini, saran saya sih berbelanja min. Rp 300.000,-. Karena kalau kurang dari Rp 300.000,- akan dikenakan charge fee sebesar Rp 100.000,-. Mahal juga kan... Ajak aja temen yang lain belanja juga, jadi kan bisa digabung tuh belanjanya :)

Ini nih orderan saya yang kemarin baru sampai :D

*From left to right:
Clinique Fuity Pouch, Clinique Crimson Pouch (as free gift), Estee Lauder Gilttery Pouch
Clinique Fresh Bloom Allover #Peony, sample YSL Parissiene Edp (7,5 ml), Clinique High Impact Lip Colour #In A Nutshell


Estee Lauder Glittery Pouch


Clinique Fruity Pouch (my mom's)


Free Gift Clinique Crimson Pouch!



Thursday, April 1, 2010

Mineral Foundie: Revlon vs Maybelline

(left: Revlon Mineral Foundation, right: Maybelline Mineral Foundation)

Seorang ahli kulit pernah berkata kepada saya, bahwa diusia saya sekarang ini kulit sedang bagus-bagusnya. Jadi pintar-pintarlah merawat dan menjaga kulit, khususnya kulit wajah. Beliau bilang, kulit seorang wanita akan mencapai puncak kejayaannya di usia 25 tahun. Wooww...

Jadi, di usia yang masih muda belia ini, sebaiknya kita tidak memakai make-up yang terlalu berat setiap harinya. Saya hobi sekali memakai make up, hampir setiap hari saya memakai make up. Yang paling menyenangkan dari ber-make up itu ya prosesnya... Rasanya hati riang gembira ketika
sedang memulaskan bedak dan kawan-kawannya. Lebay banget ya.. Hehehe. Oleh karena itu, produk favorit saya untuk mendapatkan tampilan make up yang natural dan sehat sehari-harinya adalah mineral foundation. Rasanya can't live without it deh.


Why mineral foundation is very suitable for our young beauty skin:
  • membuat kulit wajah lebih terlihat flawless tetapi tetap natural dan tidak menor
  • teksturnya ringan
  • tidak menyumbat pori-pori wajah, sehingga tidak menyebabkan komedo
  • telah teruji bahkan untuk kulit sensitif sekalipun
  • aman untuk kulit berjerawat, jadi kalau sedang berjerawat tidak usah khawatir akan bertambah parah
  • tidak mengandung fragrance dan pengawet

Sejauh ini, mineral foundie yang pernah saya coba adalah Revlon Colorstay Mineral Foundation dan Maybelline Clear Smooth Mineral Foundation, karena keduanya masih mempunyai harga yang terjangkau... Nah, masing-masing produk mempunyai kelebihan dan kekurangannya masing-masing:

Revlon Colorstay Mineral Foundation (in Light Medium, counter price: Rp 135.000,-)
(+) Kemasannya praktis, karena brush menyatu dengan wadahnya. Tutupnya tinggal diputar, lalu keluar brushnya. Voila!
(+) Tahan hingga 16 jam.
(+) Tekstur powder sangat ringan, sehingga menyatu dengan sempurna di kulit.
(+) Kulit menjadi tidak cepat berminyak, dan ketika berminyak pun foundation menjadi semakin terlihat menyatu dengan kulit.
(+) SPF 10

(-) Powder agak sulit dikeluarkan karena diameter botol yang sempit.
(-) Kalau foundation sudah mau habis atau tinggal sedikit, pengaplikasian jadi lebih sulit.


Maybelline Clear Smooth Mineral Foundation (in W02 Natural Ochre, counter price: Rp 109.000,-)
(+) Pengaplikasian mudah, karena diameter wadah yang cukup lebar.
(+) SPF 25

(-) Kulit lebih cepat berminyak bila dibandingkan dengan yang Revlon.
(-) Ketika kulit berminyak, terkadang terlihat tekstur foundation menjadi tidak merata.
(-) Agak repot membawa-bawa kabuki brush yang terpisah.
(-) Kabuki brush yang tersedia menurut saya sih kurang mantap, saya rekomendasikan foundation brush The Body Shop (Rp 179.000,-) yang sangat nyaman digunakan apabila mau mengeluarkan kocek yang lebih dalam.


Dari kedua produk tersebut, masing-masing mempunyai tone range yang berbeda. Dalam memilih foundation, saya selalu memilih warna yang berada di tengah-tengah, tidak terlalu putih dan tidak terlalu gelap. Warna 'tengah' foundation Revlon lebih ke arah creme, sedangkan Maybelline mempunyai tone yang lebih kuning yang sepertinya ditujukan untuk pangsa pasar kulit Asia.

So, which one will you choose girls? Or having any recommendation? :)

Mineral Foundie: Revlon vs Maybelline

(left: Revlon Mineral Foundation, right: Maybelline Mineral Foundation)

Seorang ahli kulit pernah berkata kepada saya, bahwa diusia saya sekarang ini kulit sedang bagus-bagusnya. Jadi pintar-pintarlah merawat dan menjaga kulit, khususnya kulit wajah. Beliau bilang, kulit seorang wanita akan mencapai puncak kejayaannya di usia 25 tahun. Wooww...

Jadi, di usia yang masih muda belia ini, sebaiknya kita tidak memakai make-up yang terlalu berat setiap harinya. Saya hobi sekali memakai make up, hampir setiap hari saya memakai make up. Yang paling menyenangkan dari ber-make up itu ya prosesnya... Rasanya hati riang gembira ketika
sedang memulaskan bedak dan kawan-kawannya. Lebay banget ya.. Hehehe. Oleh karena itu, produk favorit saya untuk mendapatkan tampilan make up yang natural dan sehat sehari-harinya adalah mineral foundation. Rasanya can't live without it deh.


Why mineral foundation is very suitable for our young beauty skin:
  • membuat kulit wajah lebih terlihat flawless tetapi tetap natural dan tidak menor
  • teksturnya ringan
  • tidak menyumbat pori-pori wajah, sehingga tidak menyebabkan komedo
  • telah teruji bahkan untuk kulit sensitif sekalipun
  • aman untuk kulit berjerawat, jadi kalau sedang berjerawat tidak usah khawatir akan bertambah parah
  • tidak mengandung fragrance dan pengawet

Sejauh ini, mineral foundie yang pernah saya coba adalah Revlon Colorstay Mineral Foundation dan Maybelline Clear Smooth Mineral Foundation, karena keduanya masih mempunyai harga yang terjangkau... Nah, masing-masing produk mempunyai kelebihan dan kekurangannya masing-masing:

Revlon Colorstay Mineral Foundation (in Light Medium, counter price: Rp 135.000,-)
(+) Kemasannya praktis, karena brush menyatu dengan wadahnya. Tutupnya tinggal diputar, lalu keluar brushnya. Voila!
(+) Tahan hingga 16 jam.
(+) Tekstur powder sangat ringan, sehingga menyatu dengan sempurna di kulit.
(+) Kulit menjadi tidak cepat berminyak, dan ketika berminyak pun foundation menjadi semakin terlihat menyatu dengan kulit.
(+) SPF 10

(-) Powder agak sulit dikeluarkan karena diameter botol yang sempit.
(-) Kalau foundation sudah mau habis atau tinggal sedikit, pengaplikasian jadi lebih sulit.


Maybelline Clear Smooth Mineral Foundation (in W02 Natural Ochre, counter price: Rp 109.000,-)
(+) Pengaplikasian mudah, karena diameter wadah yang cukup lebar.
(+) SPF 25

(-) Kulit lebih cepat berminyak bila dibandingkan dengan yang Revlon.
(-) Ketika kulit berminyak, terkadang terlihat tekstur foundation menjadi tidak merata.
(-) Agak repot membawa-bawa kabuki brush yang terpisah.
(-) Kabuki brush yang tersedia menurut saya sih kurang mantap, saya rekomendasikan foundation brush The Body Shop (Rp 179.000,-) yang sangat nyaman digunakan apabila mau mengeluarkan kocek yang lebih dalam.


Dari kedua produk tersebut, masing-masing mempunyai tone range yang berbeda. Dalam memilih foundation, saya selalu memilih warna yang berada di tengah-tengah, tidak terlalu putih dan tidak terlalu gelap. Warna 'tengah' foundation Revlon lebih ke arah creme, sedangkan Maybelline mempunyai tone yang lebih kuning yang sepertinya ditujukan untuk pangsa pasar kulit Asia.

So, which one will you choose girls? Or having any recommendation? :)

Friday, February 26, 2010

ILFEEL (Ilang Feeling) DOT COM sama Cewek yang Gak Punya Manner


Kemarin saya sempat mengalami kejadian yang membuat kepala saya geleng-geleng. Sebenarnya, masalah bukan ada pada saya, dan tidak ada hubungannya dengan saya. Tetapi saya cukup terganggu.

Di hari Kamis, saya ada dua mata kuliah. Kuliah pk. 7.50 adalah Psikologi Komunikasi, dan pk. 10.20 adalah Komunikasi Lintas Budaya. Dua mata kuliah hari ini 'spesial', karena dua kelas digabung menjadi satu. Kuliah pagi Psikologi Komunikasi berlangsung cukup menegangkan, dikarenakan dosen yang agak strict. Selama kuliah berlangsung, sohib saya Khara yang duduk di sebelah mendadak berbisik kepada saya, "Zsa, gw risih deh.. Itu cewe anak kelas C (kelas tetangga) yang di belakang cekikikan melulu." Ternyata saya tidak cukup peka karena sibuk memperhatikan sang ibu dosen yang hobi sekali 'menembak' kaget mahasiswanya dengan pertanyaan-pertanyaan mematikan.

Oke, mata kuliah pertama selesai. Lanjut langsung ke mata kuliah kedua. Dosennya kali ini sangat humoris dan menggemaskan (?), gemuk, impel-impel, dan lebaynya setengah mampus. Pokoknya dosen ini bisa membuat saya sangat bahagia walaupun stress dilanda banyak tugas. Beda sekali dengan dosen kuliah pertama tadi.

Saat sedang serius-seriusnya memperhatikan dosen di depan, mendadak terdengar suara orang tersedak cukup kencang. Ternyata si 'pelaku' adalah cewek yang tadi pagi cekikikan tanpa henti. Semua orang di kelas sontak menoleh kepada cewek itu, dan kemudian melanjutkan proses kuliah yang sedang kushuk berlangsung. Beberapa saat kemudian dosen keluar sebentar. Cewek itu sontak mengeluarkan beberapa bungkus snack kwaci dan makaroni pedas (catat: beberapa buah, lebih dari dua buah!). Dengan semangat berkoar-koar dan teriakan yang cukup kencang, cewek itu berteriak: "Hey..hey.. pesanan siapa aja nih??" Waduh...berasa buka lapak dadakan..

Beberapa menit kemudian, terdengar suara itu lagi. Ooh nooo...! Sangat mengganggu. Dari suaranya, saya mengira cewek itu tersedak kwaci yang dia konsumsi secara ilegal di kelas. Sontak sekelas memandangnya lagi. Tetapi terlihat sesama warga kelasnya sudah terbiasa dengan tingkah laku cewek itu, dan ikut tertawa. Saya dan anak-anak kelas saya bengong melihatnya. Kata teman saya di belakang, sebenarnya dia bukan tersedak tapi bersin.
Apaa??! Bersin??!! Jujur saja...menurut saya, Khara, dan Milly sohib saya, suara bersinnya lebih mirip suara kuda yang tersedak. Setelah bersin 'kuda'nya itu, dia tertawa cekikikan dengan teman sebelahnya... Hhh.. Parah..

Padahal sejak pertama cewek itu masuk kelas, saya mengagumi penampilannya. Badannya bagus walaupun tidak terlalu tinggi, kulitnya tan alami, rambutnya hitam berkilau, wajahnya sangat Indonesia. Huaah.. sekejap tembok kekaguman yang sudah terbangun di kepala saya mendadak runtuh. Hancur. Satu kata: ILFEEL!!
Dan 'keren'nya lagi, selama kuliah berlangsung dia beberapa kali 'bersin kuda' lagi dan melanjutkan illegal-snacking kwacinya. Tak ketinggalan 'bumbu' cekikikannya yang tidak terkontrol, tidak ber-manner!

Sorry to say, seorang perempuan cantik tanpa manner sama dengan nol besar! Saya saja yang sesama perempuan ilfeel setengah mati, apalagi cowok??

Wednesday, September 9, 2009

I Love Beauty Things!


Yeah, I'm desperately fascinated by all things beauty, like make-up, body care, etc.

Dari SD, Mamie saya membiasakan saya untuk mulai memakai pelembap wajah, sedikit bedak tabur (waktu itu bedak yang sedang naik daun adalah bedak Marcks yang kemasannya warna kuning), dan lip balm. Ketika kelas 1 SMA, saya sudah mengenal banyak produk make-up. Bahkan saya memakai lip balm, bedak, dan maskara bening (kadang maskara biru tipis) ke sekolah, disaat teman-teman yang lain memilih untuk put nothing on their face exept moisturiser. Alhasil di kelas 3 SMA, saya sudah fasih dengan berbagi macam jenis dan alat make-up, yang kalau saya sebutkan satu-satu disini malah menuh-menuhin aja.

Sama halnya dengan urusan perawatan tubuh, saya juga tergila-gila dengannya. Suatu hari ketika sedang mengikuti pelajaran ekonomi di sekolah, teman yang duduk di belakang saya menunjukkan flyer discount The Body Shop, dan saya langsung screaming out like crazy pada saat itu. Kalau sedang jalan-jalan ke mall, rasanya tangan saya sudah gataaaall sekali melihat produk-produk kecantikan nganggur bertuliskan 'Tester' atau 'Try Me'. Di pikiran saya, mereka seolah-olah melambaikan tangan kepada saya, berebut minta dicoba. Sekalinya udah nyoba-nyoba tester, Mamie saya sering nggak sabar ngeliat saya mencoba berbagai macam produk, lama banget, dan sesudahnya nggak dibeli. Mungkin mbak-mbak SPGnya juga udah keki setengah mati.

Tapi itulah saya, dan sepertinya kecintaan ini sudah tidak bisa dihapuskan dari otak dan denyut nadi saya. :-) Bahkan ketika di SMA, saya sukses menjadi 'Beauty Consultant' untuk teman-teman saya. Rasanya mereka lebih memercayai saya untuk urusan seperti ini dibandingkan rayuan pulau kelapa mbak-mbak SPG. Waktu itu saya juga sambil bejualan Oriflame di sekolah, sering cuap-cuap promosi sampai mulut berbusa, dan bersaing dengan 'pedagang' Oriflame di kelas sebelah. Saya tidak mengejar target harus banyak yang beli, yang penting teman-teman yang beli mendapatkan kepuasan lahir dan batin (cieee...), dan tidak salah memilih make-up atau perawatan yang pas untuk jenis kulit mereka. Dan rupanya saya cukup berhasil menularkan kepada teman-teman tentang kecintaan saya ini, ada yang tadinya cueeekk banget sama penampilannya, lama-lama mulai tergugah juga. Hahaha... ;p Tapi ada juga lho, teman yang menganggap saya kecentilan karena mereka pikir yang ada di otak saya cuma urusan make-up. I don't care about that...

Untuk masa depan, saya ingin sekali bisa bekerja di bidang yang saya cintai ini. Senang rasanya melihat orang-orang yang dibayar mahal untuk mencoba berbagai macam produk kulit dan kecantikan. Udah nyoba gratis, dibayar pula...Huaaaa. Sambil menyelam minum Coca-Cola. :D

 

Cenat Cenut Blog